TERJIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Rabu, 26 Oktober 2011

ZAKAT FITRAH DAN ZAKAT MAL

Zakat fitrah dan zakat mal Untuk materi ini memiliki 4 Kompetensi Dasar yaitu: Kompetensi Dasar: Menjelaskan pengertian zakat fitrah dan zakat mal. Membedakan antara zakat fitrah dan zakat mal. Menjelaskan orang yang berhak menerima zakat fitrah dan zakat mal. Menjelaskan pengertian zakat fitrah dan zakat mal. Daftar isi 1 Zakat 1.1 Zakat Fitrah 1.1.1 Yang berkewajiban membayar 1.1.2 Besar Zakat 1.1.3 Waktu Produksi 1.1.4 Penerima Zakat 1.1.5 Sumber Hadits tentang Zakat Fitrah 1.1.6 Hikmah disyari'atkannya Zahat Fitrah 1.2 Zakat Mal 1.2.1 Ketentuan harta 1.2.2 Macam-macamnya 1.2.3 Yang berhak menerima 1.2.4 Sumber dalam Al Qur'an & Hadits Zakat Zakat menurut bahasa artinya suci, tumbuh dengan subur, bersih dan berkah, hal itu sesuai dengan manfaat zakat untuk muzaki (yang berzakat) maupun bagi mustahik penerima zakat. Untuk muzaki zakat berarti membersihkan hartanya dari hak-hak mustahik, khususnya para fakir miskin. Selain itu, zakat juga membersihkan jiwa dari sifat tercela seperti kikir, tamak, dan sombong sedangkan untuk mustahik, zakat membersihkan jiwa dari iri hati dan dengki. Sebagaimana arti Firman Allah dalam QS At-Taubah: 103: ''Ambilah zakat dan sebagian harta mereka dengan zakat itu kamu membesihkan dan mensucikan mereka ". Manfaat zakat yang lain adalah dapat menyebabkan harta para muzaki bertambah banyak. Sehingga harta mereka mendatangkan berkah. Rasulullah SAW bersabda dalam hadist yang artinya: "Bentengilah dan suburkanlah hartamu dengan zakat" Sedangkan menurut istilah syara, zakat adalah mengeluarkan sebagian harta sebagai sedekah wajib. Sesuai perintah Allah kepada orang-orang yang telah memenuhi syarat-syaratnya dan sesuai dengan ketentuan hukum islam. Hukum zakat adalah fardhu ain. Orang yang mengaku beragama islam, ketika mengingkari kewajiban berzakat dapat dianggap murtad. Sebagaimana firman Allah dalam QS Al-Bayyinah ayat 5. Macam-macam zakatZakat dibagi menjadi 2 yaitu: 1. zakat fitrah (pribadi) ; adalah sedekah wajib menjelang idul fitri dengan beberapa ketentuan dan persyaratan. 2. zakat mal (harta) ; adapun zakat mal yang wajib dikeluarkan zakatnya yaitu emas, perak, mata uang, harta bisnis, hewan ternak, buah -buahan dan harta rikaz (harta terpendam). Berdasarkan QS At-Taubah: 60 ada 8 golongan yang berhak menerima zakat yaitu Fakir, Miskin, Amil, Mualaf, Gharim, Sabilillah dan Ibnusabil Zakat Fitrah Zakat Fitrah adalah zakat diri yang diwajibkan atas diri setiap individu pria dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan ketentuan yang ditetapkan. Kata Fitrah yang ada merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan sehingga dengan mengeluarkan zakat ini manusia dengan ijin Allah akan kembali fitrah. Yang berkewajiban membayar Pada prinsipnya seperti definisi di atas, setiap muslim diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya, keluarganya dan orang lain yang menjadi tanggungannya baik orang dewasa, anak kecil, laki-laki maupun wanita. Berikut adalah persyaratan yang menyebabkan individu wajib membayar zakat fitrah: Individu yang memiliki kelebihan makanan atau hartanya dari kebutuhan tanggungannya pada malam dan pagi hari raya. Anak yang lahir sebelum matahari jatuh pada akhir bulan Ramadhan dan hidup setelah matahari terbenam. Memeluk Islam sebelum terbenam matahari pada akhir bulan Ramadhan dan tetap dalam Islamnya. Seseorang yang meninggal setelah terbenam matahari akhir Ramadhan. Besar Zakat Besar zakat yang dikeluarkan menurut para ulama adalah sesuai penafsiran terhadap hadits adalah sebesar satu sha 'atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.5 kg makanan pokok (tepung, kurma, gandum, aqith) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi'i dan Maliki) Pos keadilan peduli ummat [1] . Waktu Produksi Zakat Fitrah dikeluarkan pada bulan Ramadhan , paling lambat sebelum orang-orang selesai menunaikan Shalat Ied . Jika waktu penyerahan melewati batas ini maka yang diserahkan tersebut tidak termasuk dalam kategori zakat melainkan sedekah biasa. Penerima Zakat Penerima zakat secara umum ditetapkan dalam 8 golongan / asnaf (fakir, miskin, amil, muallaf, hamba sahaya, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil) namun menurut beberapa ulama khusus untuk zakat fitrah mesti didahulukan kepada dua golongan pertama yakni fakir dan miskin . Pendapat ini disandarkan dengan alasan bahwa jumlah / nilai zakat yang sangat kecil sementara salah satu tujuannya dikelurakannya zakat fitrah adalah agar para fakir dan miskin dapat ikut merayakan hari raya. Sumber Hadits tentang Zakat Fitrah Hadits dari Ibnu Umar t.ia berkata: Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah dari bulan Ramadhan satu sha 'dari kurma, atau satu sha' dari sya'iir. pada seorang hamba, seorang merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslilmin. (HR: Al-Bukhary dan Muslim) Hadits dari Umar bin Nafi 'dari ayahnya dari Ibnu Umar ia berkata; Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah satu sha' dari kurma atau satu sha 'dari sya'iir atas seorang hamba, merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslimin dan beliau memerintahkan agar di tunaikan / dikeluarkan sebelum manusia keluar untuk shalat 'ied. (H. R: Al-Bukhary, Abu Daud dan Nasa'i) Hadits dari Ibnu Abbas ra. ia berkata: Rasulullah saw telah memfardhukan zakat fithrah untuk membersihkan orang yang shaum dari perbuatan sia-sia dan dari kata keji dan untuk memberi makan orang miskin. Barang siapa yang mengeluarkannya sebelum shalat, maka ia berarti zakat yang di terima dan barang siapa yang mengeluarkannya sesudah shalat 'ied, maka itu berarti shadaqah seperti shadaqah biasa (bukan zakat fithrah). (HR: Abu Daud, Ibnu Majah dan Daaruquthni) Hadits dari Hisyam bin urwah dari ayahnya dari Abu Hurairah ra. dari Nabi saw. bersabda: Tangan di atas (memberi dan menolong) lebih baik dari tangan di bawah (meminta-minta), mulailah orang yang menjadi tanggunganmu (keluarga dll) dan sebaik-baik shadaqah adalah yang di keluarkan dari kelebihan kekayaan (yang di perlukan oleh keluarga) (HR: Al-Bukhary dan Ahmad) Hadits dari Ibnu Umar ra. ia berkata: Rasulullah sw. memerintahkan untuk mengeluarkan zakat fithrah unutk anak kecil, orang dewasa, orang merdeka dan budak dari orang yang kamu sediakan makanan mereka (tanggunganmu). (HR: Daaruquthni, hadits hasan) Artinya: Diriwayatkan dari Nafi 't. berkata: Adalah Ibnu Umar menyerahkan (zakat fithrah) kepada mereka yang menerimanya (panitia penerima zakat fithrah / amil) dan mereka (para sahabat) menyerahkan zakat fithrah sehari atau dua hari sebelum 'iedil fitri. (HRAl-Bukhary) Diriwayatkan dari Nafi ': Bahwa sesungguhnya Abdullah bin Umar menyuruh orang mengeluarkan zakat fithrah kepada petugas yang kepadanya zakat fithrah di kumpulkan (amil) dua hari atau tiga hari sebelum hari raya fitri. (HR: Malik) Hikmah disyari'atkannya Zahat Fitrah Di antara hikmah disyari'atkannya zakat fitrah Zakat Fitrah - Media Muslim INFO [2] . adalah: Zakat fitrah adalah zakat diri, di mana Allah memberikan umur panjang baginya sehingga ia bertahan dengan nikmat-l \ lya. Zakat fitrah juga merupakan bentuk pertolongan kepada umat Islam, baik kaya maupun miskin sehingga mereka dapat berkonsentrasi penuh untuk beribadah kepada Allah Ta'ala dan bersukacita dengan segala anugerah nikmat-Nya. Hikmahnya yang paling agung adalah tanda syukur orang yang berpuasa pada Allah atas nikmat ibadah puasa. (Lihat Al Irsyaad Ila Ma'rifatil Ahkaam, oleh Syaikh Abd. Rahman bin Nashir As Sa'di, hlm. 37.) Di antara hikmahnya adalah sebagaimana yang terkandung dalam hadits Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma di atas, yaitu puasa merupakan pembersih bagi yang melakukannya dari kesia-siaan dan perkataan buruk, demikian pula sebagai salah satu sarana pemberian makan kepada fakir miskin. Zakat Mal Zakat Maal adalah zakat yang dikenakan pada harta ( maal ) yang dimiliki oleh individu atau lembaga dengan ketentuan dan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan secara hukum ( syara ). Maal berasal dari bahasa Arab yang secara harfiah berarti 'harta'. Ketentuan harta Harta yang akan dikeluarkan sebagai zakat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: Milik LENGKAP, yakni harta tersebut merupakan milik penuh individu yang akan mengeluarkan zakat. Berkembang, yakni harta tersebut memiliki potensi untuk berkembang bila diusahakan. Mencapai nisab , yakni harta tersebut telah mencapai ukuran / jumlah tertentu sesuai dengan ketetapan, harta yang tidak mencapai nishab tidak wajib dizakatkan dan dianjurkan untuk berinfaq atau bersedekah . Lebih dari Kebutuhan Pokok , orang yang berzakat hendaklah kebutuhan minimal / pokok untuk hidupnya terpenuhi terlebih dahulu Bebas dari Hutang, bila individu memiliki hutang yang bila dikonversikan ke harta yang dizakatkan mengakibatkan tidak terpenuhinya nishab, dan akan dibayar pada waktu yang sama maka harta tersebut bebas dari kewajiban zakat. Berlalu Satu Tahun (Al-Haul), kepemilikan harta tersebut telah mencapai satu tahun khusus untuk ternak, harta simpanan dan harta bisnis. Hasil pertanian, buah-buahan dan rikaz (barang temuan) tidak memiliki syarat haul. Macam-macamnya Macam-macam zakat Maal dibedakan atas obyek zakatnya antara lain: Hewan ternak . Meliputi semua jenis & ukuran ternak (misal: sapi, kerbau, kambing, domba, ayam) Hasil pertanian . Hasil pertanian yang dimaksud adalah hasil tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang bernilai ekonomis seperti biji-bijian, umbi-umbian, sayur-mayur, buah-buahan, tanaman hias, rumput-rumputan, dedaunan, dll. Emas dan Perak . Meliputi harta yang terbuat dari emas dan perak dalam bentuk apapun. Harta Bisnis . Harta bisnis adalah semua yang diperuntukkan untuk diperjual-belikan dalam berbagai jenisnya, baik berupa barang seperti alat-alat, pakaian, makanan, perhiasan, dll. Bisnis disini termasuk yang diusahakan secara perorangan maupun kelompok / korporasi. Hasil Tambang (Ma'din). Meliputi hasil dari proses penambangan benda-benda yang ada dalam perut bumi / laut dan memiliki nilai ekonomis seperti minyak, logam, batu bara, mutiara dan lain-lain. Barang Temuan (Rikaz). Yakni harta yang ditemukan dan tidak diketahui pemiliknya (harta karun). Zakat Profesi . Yakni zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi (hasil profesi) bila telah mencapai nisab. Profesi dimaksud mencakup profesi pegawai negeri atau swasta, konsultan, dokter, notaris, akuntan, artis, dan wiraswasta. Yang berhak menerima Golongan yang berhak menerima zakat terbagi atas 8 asnaf yakni: Fakir, Miskin, Amil, Muallaf, Hamba Sahaya, Gharimin, Fisabilillah & Ibnu Sabil Sumber dalam Al Qur'an & Hadits QS (2:43) ("Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku '".) QS (9:35) (pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu. ") QS (6: 141) (Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebihan.)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut